Keajaiban Guru


Master's Blessings Extend to All Who Meet Her

oleh saudara-inisiat  Dinh Ba Ngoc, Los Angeles, CA, Amerika Serikat (Asal dalam bahasa Inggris)

Pada bulan Juli 1997, ibu saya Trach Nguyen yang telah berumur sembilan puluh lima tahun pada waktu itu, bertemu dengan Guru di Center Los Angeles dan menyampaikan minat untuk menjadi seorang vegetarian, tetapi dia menambahkan bahwa dia merasa tidak mampu melaksanakannya. Dan Guru dengan bercanda menjawab, ”Mintalah anak Anda untuk membantu Anda.”

Lalu, setelah pulang kembali ke rumah, ibu dengan tiba-tiba tidak tahan bau ikan dan daging, dan merasa mual untuk memakannya. Setelah itu, dia berkata kepada saya bahwa dia ingin menjadi seorang vegetarian selama sisa hidupnya dan pindah ke tempat lain karena dia tidak bisa tahan masakan ikan dan daging di tempat dia tinggal. Saya segera membawa dia untuk tinggal bersama saya dan keluarga saya agar dia dapat makan makanan vegetarian bersama kami. Selanjutnya, dia tidak hanya menjadi seorang vegetarian tapi juga belajar meditasi Metode Kemudahan.

Guru pernah berkata bahwa secepat kita memutuskan untuk menjadi vegetarian, Tuhan akan memberkati kita dan membantu kita melaksanakannya. Dan walaupun Guru dengan bercanda berkata untuk membiarkan saya menolong ibu saya menjadi vegetarian, dalam kenyataannya, Guru telah memberkati ibu saya secara diam-diam dengan daya kuasa cinta-kasih untuk mengubah ibu saya menjadi seorang vegetarian sejak saat itu juga.

Dengan demikian, kami bersama-sama tinggal dalam sebuah rumah tangga keluarga Quan Yin, dimana lagu puji-pujian  merdu yang dibawakan Guru dimainkan terus-menerus di dalam rumah.

Setelah beberapa tahun kemudian, ibu saya memiliki banyak pengalaman Cahaya dan Suara Batin seperti halnya para praktisi Quan Yin yang lain. Sebagai contoh, dia sekali menanyakan saya, ”Apakah kamu datang ke ruang tidur saya tadi malam?” Dan saya menjawab, ”Tidak.” Lalu dia berkata, ”Saya bertanya-tanya apakah seseorang telah masuk ke ruang saya untuk menyalakan lampu, tetapi saya tidak melihat seorang pun ketika saya membuka mata.” Kadang-kadang dia dapat juga mendengar suara Guru berkumandang di  dalam kepalanya!

Setiap harinya, ibu saya dengan penuh hormat terus mengingat dan mengucapkan nama Guru. Pada beberapa kesempatan, anggota keluarga yang lain mengira bahwa dia sedang beryanyi atau berbicara kepada Guru seolah-olah Guru ada di depannya. Pada kesempatan lainnya, dia secara alamiah mengetahui apa yang perlu kami lakukan dan bahkan mengingatkan anggota keluarga mengenai hal itu. Misalnya, dia akan berkata, ”Sebelum memakan sesuatu, kamu harus mengucapkan nama Guru kemudian memakannya.”

Lebih dari dua bulan sebelum ibu saya yang berusia lanjut meninggal dunia, dia terjatuh dan banyak rekan inisiat mengunjunginya. Mereka menghiburnya, dan berkata,”Anda baik-baik saja. Anda akan berumur panjang!” Tetapi dia mengetahui dengan baik dan menjawab,”Tidak, paling lama lagi dua bulan.” Selama seminggu sebelum kepergiannya, dia hanya minum sedikit susu dan berbaring di tempat tidur sepanjang hari, ditemani oleh lagu rekaman Guru di tempat tidurnya. Kemudian, pada tanggal 16 Mei 2004, dia meninggalkan dunia ini di Orange County, CA, Amerika Serikat, pada usia 102 tahun.

Setelah itu, walaupun tangan, kaki dan tubuh bagian bawahnya sudah menjadi dingin, tetapi tubuh bagian atasnya, terutama dari leher keatas, tetap hangat. Menurut kitab suci agama Buddha, ini adalah suatu tanda dari seseorang yang telah mencapai tingkatan lebih tinggi dan terlahir di Tanah Suci. Selain itu, setelah meninggal, tubuhnya tampak tetap sehat dan terlihat seperti orang yang tidur dengan tenang. Akan tetapi, ketika cucu dan kemenakan perempuannya akan memakaikan pakaian indah untuk pemakaman, mereka tidak dapat melakukannya karena tangan-tangannya sama sekali kaku. Akhirnya, seorang dari kemenakan berkata,”Nenek! Tolong lemaskan tangan-tanganmu  supaya saya dapat memakaikan pakaian untukmu”. Tangan-tangannya saat itu secara tiba-tiba melunak dan melemas seolah-olah dia masih hidup!

Dengan demikian, sekali lagi saya menyaksikan berkah Guru turun kepada ibu saya yang lanjut usia. Saya senantiasa merasa sangat bersyukur kepada Guru karena telah menjaganya sampai tahun-tahun terakhir hidupnya di bumi.

Guru Mengatur Segalanya pada Jalur Kerohanian Saya
Seorang Anak Lelaki Kecil yang Tulus Mencintai Guru
Guru Secara Ajaib Melakukan Operasi pada Saya