oleh
Edgar Nadal Pareja, Piura
 |
[Piura]
Pada tanggal 14 Mei 2004, untuk menyambut kedatangan utusan Quan Yin di
negara mereka, praktisi Peru mengadakan sebuah konferensi video di
Piura, sebuah kota di wilayah utara yang berdekatan dengan perbatasan
Ekuador. Sesudah itu, mereka mengadakan tur ke beberapa center di Peru
untuk merayakan ulang tahun Guru kita yang terkasih.
Untuk menyebarkan berita mengenai konferensi tersebut, para inisiat
mengadakan serangkaian wawancara dengan radio, stasiun TV setempat.
Selain itu mereka juga melakukan wawancara dengan perwakilan surat
kabar El Tiempo dan La Hora. Seorang wartawan pencari-Kebenaran dari
surat kabar La Hora memberi banyak pertanyaan kepada para inisiat,
berliau menunjukkan pertalian yang kuat dengan Guru. Dia merasa puas
serta bahagia saat mendiskusikan masalah spiritual. Wartawan itu
berpesan kepada para inisiat supaya dirinya diberitahu jika Guru
berkunjung ke Peru. Merasa amat tersentuh, pria tersebut berkomentar,
“Satu-satunya hal yang saya rindukan adalah Guru Sejati.” Para inisiat
kemudian menghadiahinya sebuah buku dari seri Kunci Mencapai Pencerahan
Seketika bersama sejumlah selebaran, yang membuatnya amat berterima
kasih.
Pada hari konferensi, wartawan itu mengirimkan seorang reporter ke
auditorium untuk memperoleh sebuah wawancara. Pada kesempatan ini, para
inisiat memberikan beberapa materi untuk artikel berita, seperti
yang telah mereka lakukan kepada beberapa karyawan stasiun TV yang
telah mewawancarai mereka dan sangat tertarik untuk mempelajari lebih
lanjut mengenai Metode Quan Yin. Salah satu dari mereka mengemukakan
bahwa ia selalu mencari pencerahan spiritual dan untuk mencarinya ia
telah bepergian ke Eropa; namun, pertemuan dengan para inisiat sejauh
ini merupakan kesempatan terbaik yang ia miliki untuk mengenal seorang
Guru yang termasyhur di dunia ini. Ia datang ke tempat seminar sangat
awal, mendapatkan beberapa buku Guru, dan juga belajar meditasi Metode
Kemudahan.
Pada tanggal 14 Mei, banyak tamu yang tiba lebih awal dan memenuhi
ruang auditorium. Dengan begitu, seminar dapat dimulai tepat pada
waktunya. Setelah presentasi video, para inisiat dengan senang
menyaksikan pandangan kegembiraan pada wajah para penonton. Beberapa
dari mereka menyatakan bahwa mereka telah berpartisipasi dalam suatu
pengalaman ajaran yang agung karena sekarang ini masalah pengembangan
rohani tidaklah umum dibicarakan. Seusai seminar, lebih dari sepertiga
hadirin berminat untuk mempelajari Metode Kemudahan. Di antara kelompok
in, ada sepasang suami-istri dengan dua anak kecil. Suami tersebut
berkata pada inisiat, “Saya telah menunggu kesempatan ini untuk waktu
yang lama. Saya telah ber-vegetarian selama lebih dari sepuluh tahun
dan juga telah berlatih berbagai macam meditasi. Saya merasa amat
tersentuh karena telah menemukan seorang Guru yang hidup yang
mengajarkan apa yang saya ingin pelajari.”
Inisiat yang melakukan tur juga merasa mendapat manfaat saat
mengunjungi center-center di Chiclayo, Trujillo, dan Chimbote, dimana
saudara saudari inisiat setempat dipenuhi dengan kasih dan keinginan
untuk melanjutkan penyebaran ajaran Guru. Selama kunjungan ini, para
inisiat juga mengambil kesempatan untuk mempererat jalinan komunikasi
antara berbagai center sehingga mereka dapat mendukung satu sama lain
dalam mengatur retreat serta kegiatan-kegiatan lainnya.
Di kota Chimbote, disuatu tempat penangkapan ikan yang terkenal, ada
seorang saudara dari Chili dan seorang pastur yang telah mengenal Guru
dari seorang saudara inisiat di telah menerima Metode Kemudahan.
Mereka telah yakin bahwa kebijaksanaan dan kejelasan ajaran Guru amat
bersesuaian dengan Kitab Suci. Akhirnya, pastur tersebut mengatakan
kepada inisiat bahwa ia berencana untuk memberitahu organisasinya,
sehingga mereka juga bisa mendapatkan kesempatan untuk mempelajari
lebih banyak tentang Guru dan ajaran-ajaran-Nya.
Pada setiap pemberhentian sepanjang tur mereka ke center-center wilayah
utara Peru, para inisiat mengakhiri kunjungan mereka dengan sesi
meditasi. Dan para inisiat lokal selalu menerima mereka dengan kasih
yang besar sehingga mereka amat bersyukur pada Tuhan karena telah
memilih mereka untuk berbagi berkat dari Guru Ching Hai kita terkasih
dengan saudara sebangsa mereka.