oleh
Ursula Klein, Jenewa
[Jenewa]
Dari tanggal 28 April sampai 2 Mei 2004, para inisiat dari Center
Jenewa berpartisipasi dalam Festival Buku Internasional yang
diselenggarakan setiap tahun di kota mereka, yang menarik 120.000
pengunjung. Stan Asosiasi Internasional Maha Guru Ching Hai mendapat
tempat terbaik, dan berbagi tempat dengan stan di mana Alkitab dicetak
pada terbitan kuno, dan stan-stan lain yang menjual buku-buku
spiritualitas serta vegetarianisme. Melalui pengaturan yang sangat
baik, area tersebut bercahaya terang dan lapang, menciptakan suatu aura
kedamaian di sekitar stan Guru yang menarik banyak pengunjung.
Atas berkah Guru, sebelum
Festival sejumlah saudara dan saudari dari Perancis dan Bulgaria datang
membantu persiapan dan pengelolaan stan, sehingga berjalan dengan
lancar.
Upacara pembukaan resmi peristiwa ini dihadiri oleh Menteri Luar Negeri
Swiss, Ibu Micheline Calmy-Rey. Ceramah pembukaannya sungguh sangat
menyentuh. Ibu Micheline Calmy-Rey berkata bahwa pencapaian materi
amatlah kurang penting dibanding menemukan jalan membawa perdamaian
pada dunia, dan bahwa Jenewa mempunyai sebuah peran penting dalam usaha
ini sebagai tuan rumah bagi pembicaraan perdamaian internasional.
Seusai upacara, sekelompok anak sekolah mengunjungi stan kami. Mereka
menunjukkan antusiasme yang besar pada buklet contoh Guru dan
membawanya pulang untuk berbagi dengan keluarga mereka. Seorang anak
kecil Muslim mempelajari buku Guru mengenai cerita kebijaksanaan Tuhan Mengurus Segalanya dalam
waktu yang lama lalu meminta saudara perempuannya untuk menerjemahkan
cerita itu untuknya.
Demikian pula, seorang wanita yang mengatakan pada para inisiat bahwa
ia telah mencari seorang Guru spiritual selama tujuh tahun, datang ke
stan beberapa kali dan enggan untuk pergi. Beberapa pengunjung lainnya
datang kembali dan mengajak teman-temannya untuk menonton video Guru.
Selain itu, beberapa tamu mengenali Guru sejak kunjungan Guru ke Jenewa
selama tur ceramah dunia 1993.
Penyelenggara Festival memberikan semua operator stan kesempatan untuk
melakukan konferensi kelompok secara gratis dalam sebuah ruang
konferensi yang sangat lengkap. Oleh karena itu, para inisiat meminta
untuk diberikan dua waktu konferensi, dan pada awalnya hanya ada
beberapa pengunjung, tetapi lambat laun jumlahnya meningkat seiring
dengan orang yang lalu lalang mencermati pertambahan kelompok tamu yang
menonton Guru berceramah pada layar proyektor DVD besar di dalam
ruangan. Semua tamu ingin sekali mempelajari lebih banyak mengenai
Metode Quan Yin dan beberapa di antaranya mengajukan permohonan untuk
belajar Metode Kemudahan.
Festival Buku International 2004 di Jenewa merupakan pengalaman yang
memuaskan dan menakjubkan bagi semua inisiat yang terlibat. Mereka amat
bersyukur atas berkat dan kasih Guru selama berlangsungnya peristiwa
ini. 