T: Guru
pernah mengatakan bahwa di masa depan umat manusia akan bisa
berkomunikasi tanpa bahasa lisan. Pertanyaan saya adalah: Adakah cara
dimana Guru mengarahkan para murid untuk menggunakan kekuatan hasil
dari latihan rohani untuk mengangkat dunia kita ke tingkatan tersebut,
untuk mengurangi kesalah pahaman dan bahkan perang di antara umat
manusia?
G:Oh, tentu. Kalian harus bermeditasi lebih rajin.
(Tepuk tangan) Palingkan diri kalian ke dalam lebih banyak lagi.
Tidaklah mungkin bagi semua orang untuk mencapai tingkatan yang sama
pada waktu yang bersamaan sehingga kita akan selalu menemui
kesalahpahaman. Betapapun baiknya maksud seseorang, atau betapapun
tulusnya ia ingin melayani orang lain, tingkatnya mungkin belum
mencapai tingkat Anda, atau tingkat Anda mungkin belum mencapai tingkat
dia dan begitulah kita masih mendapatkan sedikit kesalahpahaman.
Sementara itu, sebelum kita mencapai sepenuhnya tingkat komunikasi
telepati dari tingkat batin ini, kita harus menjalaninya, saling
membantu dan mengingat bahwa kita saling mengasihi – itu hal yang
utama. Kita bisa saja kecewa atau marah satu sama lain di suatu saat,
tetapi kasih harus selalu menang, dan kemudian kita harus selalu
kembali berkumpul sebagai satu keluarga.
Meanwhile, before we reach this level of complete telepathic
communication from the inner level, we have to endure it, bear with
each other and remember that we love each other — that’s the main
thing. We might become upset or angry with each other at one time or
another, but love always prevails, and then we always come back
together as a family.
|