Korespondensi Antara Guru dan Murid-Murid



Kesengsaraan Berubah Menjadi Kegembiraan


(Asal dalam bahasa Aulac)

Guru Yang Tercinta,

Hari ini perkenankan saya menggunakan kesempatan ini untuk menulis tentang bagaimana kesedihan berubah menjadi kegembiraan dalam hidup saya setelah diinisiasi pada tanggal 21 November 2001

Sebelum inisiasi, saya selalu merasa sedih dan depresi karena saya menderita penyakit yang telah membuat saya cacat secara fisik sejak umur sembilan belas.  Selama bertahun-tahun, saya didera perasaan rendah diri yang menahan keinginan saya untuk bertemu dengan orang lain. Saya mengurung diri di kamar saya, dan sangat sedih sampai saya kadang-kadang menyalahkan Tuhan karena bersikap tidak adil kepada saya. Akan tetapi, ketika beberapa teman-inisiat ayah saya datang berkunjung ke rumah kami dan mengetahui kondisi saya, mereka mengatakan bahwa saya pasti sedang membayar hutang karma dari kehidupan yang lalu. Maka, menyadari bahwa saya sedang membereskan kesalahan di masa lalu, kesedihan saya berkurang. Tetapi, meskipun orang tua saya memberikan saran yang baik agar saya menerima inisiasi demi mencapai pembebasan, saya takut tidak dapat bermeditasi selama dua setengah jam sehari sesuai yang disyaratkan dan menjadi masalah bagi orang lain.

Jadi, hari dan bulan berlalu sampai saya akhirnya memutuskan untuk menerima inisiasi dan sepenuhnya menjadi muridMu - dan mengalami hari paling bahagia dalam hidup saya! Sejak itu, saya tidak lagi merasa rendah diri, dan menyadari bahwa kehidupan ini sebagai hal yang tidak abadi. Kelahiran, kehancuran, sakit dan kematian hanya merupakan ilusi dunia yang umum. Saya tidak lagi takut orang lain akan menertawakan saya, tetapi sekarang saya memiliki semangat untuk menghadapi kenyataan dan bersosialisasi dengan rekan-rekan inisiat yang mengunjungi rumah kami setiap akhir minggu.

Sejak inisiasi, saya telah memperhatikan bahwa kehidupan saya telah berubah dalam beberapa aspek lain juga. Rasa percaya diri saya meningkat, dan tidak lagi merasa takut akan situasi apapun, baik ataupun buruk. Saya menyadari bahwa apapun yang ditentukan untuk terjadi, pasti akan terjadi. Saya merasa seperti ada sebuah kekuatan yang luar biasa memasuki diri saya kapanpun saya memikirkan engkau.  Kadang kala, jika saya mulai merasa sedih atau susah, saya berdoa padaMu untuk mohon pertolongan, lalu kemudian segalanya terselesaikan secara ajaib.

Selain itu, sejak inisiasi, saya menjalani kehidupan yang sangat bahagia, mengetahui bahwa berkah dan perlindunganMu selalu menyertai saya. Terima Kasih Guru, atas segalanya. KarenaMu, saya memiliki kehidupan yang bahagia dan mengenal latihan rohani. Saya berjanji untuk berlatih dengan tekun dan bermeditasi lebih banyak agar pantas menjadi murid-Mu.

Dengan Penuh Hormat,
Tuyet Xuan, Au Lac


Hadiah yang Tepat Waktu Melalui Kasih Guru