Pesan Mendesak dari Maha Guru Ching Hai untuk Semua Pemimpin dan
Pemerintah Dunia
Para pemimpin dan pejabat pemerintah yang terhormat, saya amat
berterima kasih pada Anda atas semua yang telah Anda lakukan hingga saat ini,
membantu dunia kita dengan cara yang terbaik yang Anda bisa. Saya mengucapkan
terima kasih kepada Anda semua. Ini hanyalah pengingat, karena saya tahu bahwa
Anda tahu apa yang benar untuk dilakukan. Anda harus melindungi semuanya di
bawah penjagaan Anda – sesama warga dan sesama penghuni Bumi, yaitu, yang
disebut hewan. Mereka sama sekali tak berdaya dan memohon belas kasih dari
manusia. Faktanya adalah, TIDAK ADA PENYEMBELIHAN YANG MANUSIAWI, tak ada
namanya pembunuhan massal yang sah kepada yang tak bersalah. DUNIA SEDANG
TERBAKAR, terancam semakin memburuk setiap saat, MANUSIA DAN SATWA TENGAH BINASA
pada tingkat yang mengkhawatirkan. Surga dan Bumi memberikan kita wabah dengan
berbagai penyakit yang baru dan semakin aneh. Tanda-tanda kehancuran sudah jelas
terlihat di mana-mana. TANDA-TANDA PERINGATAN SUDAH MENYALA KUNING dan jelas di
seluruh dunia kita! Perubahan iklim kita makin cepat. Peternakan hewan, ikan,
telur, industri susu, dll., apa pun yang berkaitan dengan hewan, merupakan
penghasil terbesar gas metana yang mematikan yang memanaskan planet kita. Jadi,
menghentikan bisnis yang brutal, pembunuhan ini adalah cara tercepat untuk
mendinginkan Bumi kita. Anda punya kekuatan untuk menghentikan semua ini. Anda
punya hak istimewa untuk MENERAPKAN HUKUM VEGAN, TIDAK BOLEH ADA LAGI BISNIS
YANG BERKAITAN DENGAN PENDERITAAN HEWAN. Tak boleh ada kesakitan, penderitaan
bagi semua makhluk, manusia dan hewan. Karena kebaikan akan berbalas kebaikan,
dan welas asih akan berbalas welas asih. Belas kasihan akan berbalas belas
kasihan dari Surga. Belas kasihan akan mendapat rahmat dari Surga. Dan
UNDANG-UNDANG VEGAN ini ADALAH CARA YANG PALING EFEKTIF UNTUK MENYELAMATKAN
DUNIA KITA. Jadi, jangan menghindar lagi untuk mengambil keputusan yang tak bisa
dihindarkan ini. Cukup dengan MEMBUAT HUKUM VEGAN DAN MENANDATANGANINYA. Sebelum
terlambat bagi Anda untuk memutuskan hal yang benar, sebelum terlambat bahkan
untuk menyesal. Sebelum lebih banyak murka Tuhan ditimpakan kepada kita, dengan
cuaca yang semakin parah, semakin banyak wabah, teror, semakin banyak nyawa yang
hilang, semakin banyak sumber daya berharga yang lenyap, semakin banyak bencana
keuangan. Bekerjalah untuk Tuhan, dengan Tuhan. Sehingga, Anda akan merasa
ringan, murni, dan bahagia dengan MELAKUKAN HAL YANG BENAR, SEKARANG. Buatlah
HUKUM VEGAN untuk menyelamatkan dunia kita. BUATLAH HUKUM VEGANISME.
Ini adalah surat terbuka untuk semua pemimpin dan pemerintah di dunia ini.
Pertama-tama, saya ingin mengucapkan terima kasih yang tulus karena Anda telah
meninggalkan kebebasan pribadi, dan bekerja tanpa mengenal waktu, berjam-jam
untuk melayani publik, dan untuk membawa standar kehidupan warga negara kita ke
tingkat yang lebih diinginkan dalam banyak
aspek, dengan mengorbankan kesenangan pribadi, kesehatan, dan waktu yang
berharga, ditambah sering kali menahan kritik. Saya berterima kasih terutama
kepada para pemimpin dan menteri-menteri penting, dan posisi tinggi lainnya di
pemerintahan dunia ini, yang telah mencoba yang terbaik untuk memerintah
bangsa-bangsa dengan semua yang mereka bisa. Saya membantu, dengan cara ini dan
cara-cara yang tidak terlihat. Saya mendukung Anda secara mental dan spiritual.
Dengan segenap kasih, rasa hormat, dan harapan terbaik, saya mengirimkan surat
ini lewat tayangan untuk menjawab pertanyaan Anda, dan mengklarifikasi sebagian
dari maksud saya yang mungkin tidak begitu jelas dalam surat-surat yang telah
saya kirim sebelumnya.
Jawaban yang terpenting, tentu saja, bahwa ini bukan tentang bagaimana cara kita
menyembelih secara manusiawi, tapi tentang kita harusnya JANGAN MENYEMBELIH SAMA
SEKALI, tanpa toleransi terhadap produk hewani.
Para pemimpin dan pejabat pemerintah yang terhormat, saya amat berterima kasih
pada Anda atas semua yang telah Anda lakukan hingga saat ini, membantu dunia
kita dengan cara terbaik yang Anda bisa, terutama posisi kepemimpinan yang lebih
tinggi, seperti raja, ratu, pangeran, putri, perdana menteri, presiden, menteri
dari berbagai departemen. Saya
mengucapkan terima kasih semuanya. Atas nama semua warga dunia, saya menghargai
apa yang telah Anda lakukan. Tidak mudah untuk berada dalam peran pemimpin dan
bekerja dengan begitu banyak kepribadian, opini, dan sebagainya.
Ini hanya pengingat, karena saya tahu bahwa Anda tahu apa yang benar untuk
dilakukan. Anda tahu apa itu, ya, karena Anda cerdas, itulah sebabnya Anda
dipilih untuk memimpin dan membantu di tempat mana pun yang membutuhkan, siapa
pun yang membutuhkan, termasuk sesama warga, para hewan. Anda tahu apa yang
harus dilakukan. Anda tahu jauh di dalam hati Anda apa yang harus dilakukan, apa
yang benar untuk dilakukan bagi dunia. Surga menganggap Anda bertanggung jawab
atas tugas Anda di Bumi untuk mewakili keadilan, untuk mengurusi anak-anak
Tuhan. Dan Anda tahu akibat dari tidak melakukannya dengan benar. Anda harus
melindungi semuanya di bawah penjagaan Anda – sesama warga dan sesama penghuni
Bumi, yaitu, yang disebut hewan. Mereka sama sekali tak berdaya dan memohon
belas kasihan dari manusia. Saya telah menulis banyak surat kepada Anda semua,
Anda semua yang bekerja di badan pemerintahan. Banyak dari Anda yang menjawab.
Banyak dari Anda yang memiliki beberapa pertanyaan, semua berbeda-beda. Beberapa
tidak menjawab, mungkin karena Anda masih memerlukan waktu untuk memikirkan hal
ini. Memilukan, bukan? Karena saya
dapat mendengar tangisan sedih hewan, jadi bagaimana bisa Anda tidak? Anda
memiliki lebih banyak perlindungan, untuk kesehatan, dll...Warga miskin hanya
punya sedikit – ya, banyak dari mereka yang tak mampu mendapat perlindungan yang
mereka butuhkan. Dan hewan-hewan itu sama sekali tidak memiliki suara atau
pilihan, pengacara apa pun untuk melindungi mereka sama sekali. Semoga Surga
mengasihi kita dan hewan-hewan. Tempatkan diri Anda di posisi mereka, begitu tak
berdaya dikirim ke dalam kebrutalan. Mungkin Anda masih merenungkannya? Kita
berterima kasih kepada Surga atas bantuan apa pun yang diberikan kepada dunia
kita dan semua makhluk di planet ini. Amin.
Hewan, mereka memiliki jiwa, kebijaksanaan, pengetahuan, dan bahkan kekuatan
magis, yang tampak dan tidak tampak. Terkadang kita bisa melihatnya, dan itu
luar biasa. Saya akan menceritakan salah satu kisahnya kepada Anda. Saya tinggal
di semacam daerah pegunungan terpencil, tinggi di atas gunung. Ada beberapa kera
yang datang ke sekitar saya, menggali beberapa umbi untuk dimakan. Dan saya
telah memberikan makanan kepada mereka. Mereka selalu “berterima kasih”,
berterima kasih kepada saya. Saya jawab, “Berterima kasihlah kepada Surga. Saya
cuma menyampaikan hadiah itu kepada Anda. Berterima kasihlah kepada Tuhan.” Dan
setiap kali mereka melihat saya, mereka selalu menyambut saya dengan, “Kami
harap Anda baik-baik saja.” “Wuu! Wuu!” Itu artinya “Semoga Anda baik-baik
saja.” Dan terima kasih itu: “EŔ” Seperti itu. Setiap kali mereka makan sesuatu,
karena saya meninggalkannya di luar, dan saya tidak bisa selalu menunggu mereka
untuk makan, jadi saya di dalam. Dan setelah mereka menghabiskan makanan pun,
mereka menunggu. Raja dari kera-kera itu menunggu saya untuk muncul atau di
suatu tempat di jendela dan mengatakan “EŔ!” sebelum dia pergi.
Cerita-cerita tentang hewan yang telah membantu saya atau menunjukkan kecerdasan
mereka, ada banyak, hanya saja kami tidak punya banyak waktu untuk menceritakan
semuanya di sini. Mungkin satu lagi saja cerita tentang laba-laba yang
menyelamatkan hidup saya. Laba-laba. Laba-laba ini sangat besar, lebih besar
dari ukuran telapak tangan saya. Hampir seukuran telapak tangan saya yang
direntangkan. Suatu malam, sekitar jam dua pagi, saya sedang bermeditasi dan
tiba-tiba saya terbangun. Saya ingin menulis sesuatu di buku harian saya dan
kemudian saya melihat seekor laba-laba besar dan ini adalah kedua kalinya dia
datang untuk memperingatkan saya tentang sesuatu. Jadi, saya bertanya, “Ada apa
hari ini?” Dia mengatakan kepada saya, “Jangan matikan lampu. Jauhi sofa.” Dan
saya berpikir, “Mengapa begitu?” Lalu saya melihat seekor ular melata, hampir
mencapai tempat saya duduk. Jadi, tentu saja, saya menggunakan alat sejenis
jala, orang menggunakannya untuk menangkap kupu-kupu atau
sesuatu dari rumah untuk membawanya keluar. Jadi, saya menggunakan itu untuk
membiarkan dia merangkak masuk dan saya menempatkannya di luar. Saya benar-benar
bersyukur bahwa dia menyelamatkan hidup saya hari itu karena itu adalah ular
yang sangat beracun, saya bisa tahu dari warna dan bentuk kepalanya yang
segitiga. Dan kisah tentang monyet jauh lebih panjang tetapi saya tidak ingin
terlalu banyak bercerita tentang hewan karena suratnya panjang. Saya mungkin
akan menceritakan itu kepada yang disebut murid-murid saya, lain kali. Dan juga,
kisah tentang tupai, dll, dll. Begitu banyak kisah tentang hewan yang
menunjukkan kecerdasan dan kebaikan mereka. Sebenarnya, saya bertanya pada
laba-laba, “Mengapa kamu begitu baik pada saya? Ini kedua kalinya kamu membantu
saya.” Laba-laba itu mengatakan kepada saya bahwa, “Oh, karena Anda sangat baik
hati. Anda tak pernah membunuh kami.” Saya berkata, “Membunuh kamu? Bagaimana
saya bisa berpikir tentang itu.” Dia berkata, “Bukan hanya jenis laba-laba,
tetapi Anda menyelamatkan semua serangga dari rumah Anda. Anda tidak pernah
membunuh kami, serangga. Jadi, kami juga harus membantu Anda.” Itu yang dia
katakan.
Hewan, mereka luar biasa. Sangat disayangkan bagi kita karena kita tidak
mempertahankan komunikasi telepati kita, yang bersifat universal dan sangat
mudah bagi semua makhluk untuk berkomunikasi satu sama lain
tanpa bahasa. Karena kita mempunyai begitu banyak bahasa, dan hewan, mereka juga
memiliki bahasa mereka sendiri, sehingga akan lebih mudah bagi kita jika kita
dapat mengingat cara berkomunikasi di dalam batin. Dan hewan, bahkan pohon,
mereka membantu saya berkali-kali, jadi saya sangat, sangat berhutang budi
kepada mereka. Baru-baru ini, karena saya sangat banyak berpidato mengenai
perdamaian untuk dunia dan kedamaian untuk hewan, jadi tentu saja, apa pun yang
tersisa dari para bawahan negatif, mereka sangat mengganggu saya, membuat segala
jenis masalah. Jika tidak bisa langsung ke saya, maka mereka membuat masalah
pada asisten saya, dll., atau membuat sesuatu terjadi. Hanya membuang waktu
saya, untuk mengganggu konsentrasi saya dalam retret meditasi saya yang
intensif.
Saya masih dalam retret, tetapi Tuhan mengatakan saya harus menulis ini untuk
Anda. Dan saya tidak punya cukup waktu untuk terus menulis kepada Anda seperti
yang pernah saya lakukan. Jadi, saya akan menyiarkan ini. Mungkin lebih mudah
bagi Anda untuk mendengarkan, karena semuanya hanya satu jawaban: POLA MAKAN
VEGAN, DUNIA VEGAN, yang akan menyelamatkan planet kita dan menjamin perdamaian
abadi bagi semua makhluk di Bumi. Saya kira Anda sudah tahu apa yang harus
dilakukan, saya berharap. Saya melihat ada beberapa langkah kecil, mungil menuju
dunia vegan yang berbelas kasih. Ya, setidaknya
banyak negara menolong negara lain yang kurang beruntung dan sebagian masyarakat
miskin di seluruh dunia, dan saya sangat, sangat bersyukur untuk itu. Puji
syukur pada Tuhan dan terberkatilah Anda. Dunia kita menjadi lebih baik, itu
sudah pasti. TETAPI ADA SATU LANGKAH LAGI YANG KINI HARUS KITA LAKUKAN: LANGKAH
VEGAN. Maka semua akan menjadi sempurna, Anda akan lihat. Semua akan menjadi
damai. Semua orang akan rileks, bahagia. Lebih bahagia daripada sekarang, lebih
damai daripada sekarang. Dunia juga akan menjadi surga.
Tapi Anda masih memikirkannya, tentang apa yang harus dilakukan untuk membuat
undang-undang vegan, untuk memberitahu setiap orang agar menjadi vegan, dan
menjauhkan semua daging, telur, susu, ikan. Saat saya mengatakan daging, saya
juga maksudkan ikan dan apa pun yang bergerak. Dan telur pun tidak baik untuk
kita, juga melibatkan banyak pembunuhan. Dan beternak hewan jenis apa pun
membuat perubahan iklim planet kita semakin buruk karena metana dan segala jenis
masalah-masalah yang terkait ekonomi. Anda tengah berpikir keras. Mungkin itu
sebabnya Anda juga berusaha keras menghindari musuh paling mematikan bagi dunia
kita. Hal yang menyebabkan degradasi status manusia kita, yang menyebabkan
kematian, miliaran, manusia dan hewan; yang mencederai, membunuh miliaran nyawa
lainnya dan terus berlangsung demikian setiap hari!!! Tapi tidak ada
waktu untuk berpikir saat ini. Tolong, BERTINDAKLAH SEGERA. Kita HARUS
MENGHENTIKAN SEMUA INI. Kita adalah ras makhluk yang beradab, ras makhluk yang
cerdas. Ini adalah abad ke-21. Banyak Guru datang dan pergi, mengajarkan kita
welas asih dan kebaikan pada semua makhluk. Kita tidak bisa terus membantai
makhluk maupun manusia lain. Anda memiliki kekuatan untuk menghentikan semua
ini. Anda memiliki hak istimewa untuk MENERAPKAN HUKUM VEGAN, TIDAK BOLEH ADA
LAGI BISNIS YANG TERKAIT PENDERITAAN HEWAN. Tidak boleh ada kesakitan,
penderitaan semua makhluk, manusia dan hewan, dan UNDANG-UNDANG HEWAN ADALAH
YANG TERBAIK. UNDANG-UNDANG PERLINDUNGAN HEWAN, artinya HUKUM VEGAN, tidak boleh
lagi melukai, menyakiti, menakuti hewan. Karena kebaikan akan berbalas kebaikan,
dan welas asih akan berbalas welas asih. Belas kasihan akan berbalas belas
kasihan dari Surga. “Apa yang engkau tabur, itu juga yang engkau tuai.” Alkitab
menyatakan demikian. Semua agama besar dunia menyatakan demikian. Dan
UNDANG-UNDANG VEGAN ini ADALAH CARA PALING EFEKTIF UNTUK MENYELAMATKAN DUNIA
KITA.
Karena saat ini Anda sudah mengetahui dengan baik, dari peringatan PBB, dari
laporan penelitian ilmiah, Anda tahu, kita tahu bahwa daging, ikan, telur, susu,
tes laboratorium terhadap hewan, industri kulit; APA PUN YANG BERKAITAN DENGAN
MENYAKITI HEWAN, hewan jinak maupun liar, ADALAH MERUSAK DUNIA KITA. Kita
berbicara tentang segala jenis pengurangan iklim, atau mengurangi polusi udara,
TETAPI peternakan hewan, ikan, telur, industri susu, dll., apa pun yang terkait
dengan hewan, merupakan produsen terburuk gas metana yang mematikan yang
memanaskan planet kita. Jadi, menghentikan bisnis yang brutal, pembunuhan ini
adalah cara tercepat untuk mendinginkan Bumi kita.
Oya, ikan paus, Anda tahu, “ikan” raksasa besar yang lembut di lautan, merekalah
penyelamat dunia kita, penyelamat oksigen. Mereka menyimpan CO2 dalam diri
mereka untuk waktu yang lama, lama, dan mereka menghasilkan setidaknya 50%
oksigen di atmosfer bagi dunia kita. Bayangkan itu? Dan tetap saja sebagian
orang memburu mereka, untuk makanan! Membuat-buat alasan misalnya demi
penelitian ilmiah. Untuk apa kita harus melakukan penelitian terhadap ikan yang
telah ada, maksud saya, ratusan ribu tahun di dalam lautan? Jika kita tidak
menyentuh mereka, kita tidak mengganggu mereka, Tuhan akan menjaga mereka. Ada
sebuah laporan. Saya akan membacakannya untuk Anda, dari Dr. [Ralph] Chami, Dr.
Thomas Cosimano, Dr. Connel Fullenkamp, dan Sena Oztosun yang telah kita
tayangkan di Berita Patut Disimak baru-baru ini, di Supreme Master Television,
pada tanggal 28 Desember 2019. Untuk referensi Anda, ini dia: “Laporan Dana
Moneter Internasional menyerukan mendesaknya konservasi paus untuk mengatasi
perubahan iklim” – bahkan! Betapa bijaknya. “Para ahli ekonomi dari
Amerika Serikat menganalisis penelitian tentang peran paus dalam menangkap
karbon. Digambarkan dalam publikasi ‘Keuangan & Pembangunan’ IMF, mereka
menjelaskan bahwa seekor paus dapat menyerap sekitar 33 ton karbon selama masa
hidupnya, sementara untuk perbandingan, pohon menyerap hingga 22 kilogram per
tahun. Karbon disimpan dalam tubuh paus dan tidak dilepaskan ke atmosfer selama
ratusan tahun, bahkan setelah dia meninggal.” Karbon tetap di dalam tubuhnya dan
tidak dilepaskan ke atmosfer kita. Bisakah Anda membayangkan itu? Jadi, Tuhan
telah mengatur banyak penyelamat, malaikat yang menyamar, dalam bentuk hewan,
untuk menolong kita. Secara alami, paus hidup di dalam lautan, jika dia
meninggal secara alami di lautan, maka dia tetap di sana. “Selain itu, kegiatan
paus di masa hidupnya meningkatkan pertumbuhan fitoplankton.” Saya ulangi: “Paus
menghasilkan fitoplankton, yang menyediakan setidaknya 50% oksigen di atmosfer
dan menangkap 40% karbon dunia setiap tahun.” Empat puluh persen. Paus menangkap
40% karbon dunia setiap tahun. Bayangkan. Wow. Selama masa hidup mereka. Semua
paus, seperti itu. Dan itulah misi mereka. Saya ulangi: “Paus menangkap 40%
karbon dunia setiap tahun.” Paus. Ini situs web untuk Anda kaji. Oh, saya akan
tayangkan di layar untuk Anda baca. OK?
https://www.imf.org/external/pubs/ft/fandd/2019/12/alam-solusi-untuk-perubahan-iklim-chami.htm
Perubahan iklim kita semakin cepat, dunia kita berada dalam bahaya. Tetapi Anda
tampaknya tetap tidak menghasilkan apa pun, mungkin masih berpikir apa yang
harus dilakukan. Anda menyebutkan sesuatu, tetapi bukan target utama. Kita
menargetkan banyak area lain, tetapi bukan titik utama. Persis seperti menggaruk
kaus kaki tebal, tetapi tidak menghilangkan rasa gatalnya. Saat ini, para
ilmuwan sudah memperingatkan kita berkali-kali, banyak kali, berulang kali,
dengan bukti – bahwa vegan adalah yang terbaik, cara paling efektif untuk
mengurangi pemanasan global, mengurangi atau menghentikan perubahan iklim,
menstabilkannya, baik untuk kita semua, manusia dan hewan sebagai penghuni. Ya,
kita hanya penghuni rumah dunia ini. Tidak punya hak untuk merusaknya tanpa
diberi sanksi berat.
Saya hanya menuliskan ini karena kata-kata yang datang kepada saya tidak
berurutan. Saya mohon maaf. Hati saya yang merana tidak membuat ini mudah bagi
saya untuk berkata-kata indah atau berbasa-basi. Tuhan mendiktekan tangan saya
seraya doa mengalir deras di dalam hati saya untuk suatu DUNIA-VEGAN, agar kita
bisa mendapatkan PERDAMAIAN DUNIA yang abadi bagi semua yang ada di Bumi! Mohon
berdoalah kepada Tuhan dan kerjakan bagian Anda. Anda bisa, Anda memiliki
kekuatan untuk memimpin warga dunia ke jalan hidup yang benar, menyenangkan
Surga dan Bumi dan semua yang hidup. Kita semua adalah warga negara
yang telah dewasa, jujur, takut akan Tuhan, taat pada hukum. Jadi, tidak perlu
lagi berpura-pura menyanjung. Saya menghormati Anda, kecerdasan Anda, jadi saya
tidak akan memberitahu sesuatu yang tidak jujur dan benar. Apalagi, kita semua
transparan di mata Surga, dan setiap hari begitu banyak penderitaan yang tak
terhitung di seluruh dunia kita, yang telah disaksikan oleh Surga dan Bumi.
Kita semua tahu bahwa makan daging adalah pembunuh No. 1 di dunia kita. Tapi
bagi saya tampaknya sebagian besar, beberapa pemerintah berusaha sekuat tenaga
untuk menutupi ini dengan membidik atau mengalihkan perhatian pada sesuatu atau
kegiatan lain yang memiliki efek sangat sedikit atau nol. Kita harus bertanya
pada diri sendiri apakah kita mau berpihak pada sisi manusia, sisi Tuhan, atau
sisi sang pembunuh??? Mohon Anda jawab sendiri dan bertindaklah sekarang.
Bertindak sesuai dengan sisi kebaikan Tuhan, atau kita akan tercatat dalam
sejarah sebagai para pembunuh...
Karena konsekuensinya lebih berat dari gabungan semua perang dan pembunuhan
hingga saat ini. Anda mengetahui itu karena Anda cerdas. Anda mengetahui itu
karena Anda pintar. Ya! Anda pasti pintar dalam bertindak atau terpilih sebagai
pemimpin. Di beberapa negara Asia, para pemimpin dan pemerintah disebut sebagai
“orang tua rakyat”. Jika saya menyinggung
Anda, saya dengan tulus meminta maaf, tetapi tetap harus melakukannya, karena
kita semua sedang berada dalam bahaya kepunahan; hewan dan manusia, harus
bersuara karena DUNIA SEDANG TERBAKAR, terancam semakin memburuk setiap saat,
MANUSIA DAN HEWAN TENGAH BINASA pada tingkat yang mengkhawatirkan. Surga dan
Bumi memberikan kita wabah dengan berbagai penyakit yang baru dan semakin aneh.
Tanda-tanda kehancuran sudah jelas terlihat di mana-mana. TANDA-TANDA PERINGATAN
SUDAH MENYALA KUNING dan jelas di seluruh dunia kita!
Seseorang harus bersuara lebih keras. Saya harus bersuara lebih keras. Semua
pemerintah telah menandatangani protokol mengurangi daging, tapi masih belum
melakukan langkah konkret apa pun untuk itu. Oh! Tuhan bantulah dunia kami! Tapi
mungkin Tuhan tidak ingin mendengarkan kita lagi. Dia mungkin telah “memalingkan
muka-Nya dari doa-doa kita, karena tanganmu sudah penuh dengan darah makhluk tak
berdosa.” Saya mengutip dari Alkitab yang banyak dari Anda sudah mengetahuinya.
Itu dari Yesaya 1:15. Tuhan tidak ingin mendengarkan doa-doa kita lagi jika kita
tidak mengubah cara hidup kita dan membasuh tangan kita dari dosa yang telah
kita perbuat dengan membunuh secara massal berbagai makhluk hidup lain. Mengapa
kita melakukan sesuatu yang bertentangan dengan kehendak Tuhan? Mengapa kita
melakukan sesuatu yang melawan hati nurani kita sendiri?
Bertentangan dengan logika dan alasan apa pun dari suatu ras yang cerdas? Kita
seharusnya merupakan “Mahkota Ciptaan”, anak-anak Tuhan, para Budha masa depan.
Di satu sisi, kita mengatakan bahwa kita membuat hukum untuk melindungi hewan
dari bahaya, dari penganiayaan atau penderitaan maupun rasa takut apa pun.
Tetapi di sisi lain, kita terus membunuh mereka secara brutal dan massal, dan
memberikan begitu banyak, penyiksaan yang tak terperikan sebelum ajal mereka.
JADI, INI ADALAH SEBUAH KONTRADIKSI YANG TIDAK SAYA PAHAMI. Atau mungkin Anda
berpikir bahwa menjejalkan mereka ke dalam ruang sempit, merantai,
menenggelamkan mereka ke dalam tangki disinfektan, serta memotong tenggorokan
mereka hidup-hidup, dll... adalah tindakan kebajikan dan perlindungan? Apakah
itu semua adalah tindakan kebajikan dan perlindungan? Dan apakah itu adalah
hukum yang dapat dibenarkan, betulkah? Faktanya adalah, TIDAK ADA PENYEMBELIHAN
MANUSIAWI, tak ada yang namanya pembunuhan massal yang sah pada yang tak
bersalah. Mereka tidak membahayakan kita sama sekali. Mereka tidak berbuat
kejahatan apa pun. Itu tidak adil. Itu bukanlah keadilan. Mohon pikirkan itu dan
berpikirlah dengan cepat. Jadi, kita harus bertindak sebaliknya. Mohon
DEKLARASIKAN HUKUM VEGAN, SEKARANG. TIDAK BOLEH ADA PRODUK DARI PENDERITAAN
HEWAN dalam bentuk apa pun. Sangat
sederhana, sangat sederhana. Semua orang, mulai sekarang, singkirkan saja
potongan daging dengan tetesan darah itu, dari makhluk hidup apa pun yang
berasal dari daging atau produk itu. Kita larang saja itu semua. BUATLAH HUKUM
VEGAN DAN TANDA TANGANI ITU. Larang semua tindakan yang menyebabkan penderitaan
hewan, larang itu semua jika kita ingin menebus dosa kita sendiri dan
menyelamatkan planet kita. Tuhan akan semakin memberkati kita. Dia sudah
berkata, “Dia tidak menginginkan korban hewan apa pun bahkan untuk diri-Nya,”
sebagaimana disebutkan di Alkitab. “Jangan bawakan Aku korban apa pun lagi.
Jangan bawakan Aku korban hewan apa pun lagi.” Ya. Itu disebutkan di suatu
tempat juga di dalam Alkitab. “Jika kamu menadahkan tanganmu ke atas untuk
berdoa, Aku akan memalingkan muka-Ku, bahkan sekalipun kamu berkali-kali berdoa,
Aku tidak akan mendengarkan, sebab tanganmu penuh dengan darah dari korban tak
berdosa.” Mereka adalah korban.
Saya memakai pita putih ini. Ini adalah suatu tradisi Asia. Ini adalah tanda
sedang berkabung. Mohon berkabunglah dengan saya. Mohon berdoa untuk semua jiwa
yang tak berdosa, yang bersedih, yang telah menderita sejak berkalpa-kalpa tak
terhitung, ribuan tahun tak terhitung di tangan para manusia, perang dan
penyembelihan demi makanan, dll, dan berdoalah untuk membebaskan mereka.
Berdoalah untuk kebebasan mereka dari kesedihan, nestapa, kebencian.
Biarkan mereka beristirahat dengan tenang di Surga yang tinggi. Jika Tuhan tidak
ingin korban hewan apa pun untuk diri-Nya, bagaimana mungkin Dia ingin kita
membunuh mereka dan memakan daging mereka? Jadi, jangan menghindar lagi untuk
mengambil keputusan yang tidak bisa terhindarkan ini. Sekarang ini, kita sudah
memiliki begitu banyak makanan vegan enak dimana-mana. Sehat, bahagia bagi
semua, baik bagi manusia maupun lainnya. Semakin cepat kita membuat
Undang-Undang Vegan ini, semakin baik bagi hati nurani kita, untuk kita semua di
planet ini; agar kita juga bisa terhindar dari hukuman. Jadi, bertindaklah
sesuai sifat bawaan Anda yang pengasih. Oh, sesama manusia yang baik, Tuhan
telah memberikan Anda kekuasaan untuk menjaga dunia kita. Apa yang Anda lakukan
dengannya? Mohon bertindaklah sekarang dan selamatkanlah dunia kita. Cukup
dengan MEMBUAT HUKUM VEGAN DAN MENANDATANGANINYA. Sebelum terlambat bagi Anda
untuk memutuskan hal yang benar, sebelum terlambat bahkan untuk menyesal.
Sebelum lebih banyak murka Tuhan ditimpakan kepada kita, dengan cuaca yang
semakin parah, semakin banyak wabah, teror, semakin banyak nyawa yang hilang,
semakin banyak sumber daya berharga yang lenyap, semakin banyak bencana
keuangan. Raja Daud pada zaman dulu pernah keliru membunuh satu orang saja,
tetapi warganya mendapat hukuman dengan wabah selama tiga hari. Di zaman kita,
kita mendapat seperti wabah abadi, satu demi satu, ke mana kita bisa melarikan
diri?
Epidemi/Pandemi Fatal yang Awalnya Ditularkan karena Makan Hewan
HIV / AIDS – ditularkan oleh simpanse
Varian Penyakit Creutzfeldt-Jakob (Penyakit Sapi Gila) – ditularkan oleh sapi
H5N1 Flu Burung – ditularkan oleh ayam, angsa
SARS (Sindrom Pernapasan Akut Berat) ditularkan oleh musang
H1N1 Flu Babi (Penyakit Babi) – ditularkan oleh babi
MERS (Sindrom Pernapasan Timur Tengah) – ditularkan oleh unta
Ebola – ditularkan oleh kelelawar
COVID-19 – ditularkan dari kelelawar ke trenggiling
Semua penyakit ini ditularkan DARI HEWAN KE MANUSIA
Ke mana lagi kita bisa pindah? Kita hanya memiliki satu planet. Ditambah,
kebakaran hutan yang ganas, angin topan, gempa bumi, tsunami, dll... tanpa
henti. Surga dan Bumi telah terguncang hingga ke intinya, melihat kekejaman yang
kita lakukan pada sesama manusia dan hewan penghuni Bumi. Jadi, segala macam
bencana tidak bisa dihindari. Dengan wabah terbaru Wuhan, jumlah kematian massal masih
terus meningkat, jutaan orang dikarantina. Meskipun jumlah kematian dan yang
dikarantina diminimalkan oleh beberapa pemerintahan, karena takut membuat publik
khawatir, takut akan dampaknya terhadap ekonomi! Saya yakin Anda semua tahu.
Tolong buka mata Anda, tolong buka pikiran Anda, buka hati Anda, lihatlah
kenyataan di sekitar Anda. Gunakan posisi kekuasaan Anda yang istimewa yang
diberikan Tuhan pada Anda untuk menegakkan yang benar bagi dunia kita. Anda
ditempatkan di posisi tinggi ini untuk menjaga semua orang di planet ini, untuk
memperbaikinya, untuk menjadi pelayan yang baik di Bumi. Jadi, tolong jangan
buang waktu Anda dan berkat Tuhan lagi. Lakukan sekarang, ubah sekarang, jangan
berpikir lebih lama lagi sebelum segalanya menjadi semakin tidak terkendali.
Sebelum bencana menimpa kita secara tiba-tiba dan kita tak punya waktu bereaksi.
Doa saya menyertai Anda, doa rekan-rekan kita yang penuh kasih menyertai Anda.
Bekerja untuk Tuhan, bersama Tuhan. Anda akan menjadi lebih kuat, lebih bahagia,
dan merasa lebih lega, dalam tubuh, pikiran, dan jiwa, karena beban rasa
bersalah di dalam hati Anda, akan menghilang. Jadi, Anda akan merasa ringan,
murni, dan bahagia dengan MELAKUKAN HAL YANG BENAR, SEKARANG. Buat HUKUM VEGAN
untuk menyelamatkan dunia kita. BUAT HUKUM VEGANISME.
Tuhan tidak menginginkan penderitaan apa pun bagi makhluk mana pun. Bukan darah,
daging hewan, atau makhluk lain apa pun. Bahkan sunat pun tidak. Untuk apa? Apa
gunanya bagi Tuhan dengan menjadikan bayi malang tak berdaya menderita dan mati?
Hanya beberapa hari umurnya dan harus menderita dan mati dalam jumlah yang tak
terhitung sejak praktik ini dimulai, karena efek samping yang terkait.
Pendarahan atau infeksi. Bayangkan kesedihan orang tua. Bayangkan bagaimana
perasaan Tuhan? Kita juga membuat Tuhan menderita. Karena Tuhan menciptakan kita
menurut gambar dan rupa-Nya. Kita adalah anak-anak Allah. Ketika sang anak
menderita, Tuhan menderita. Tuhan berkata kepada saya, ini sama sekali bukan
keinginannya-Nya. Setan sang iblis yang memakai nama-Nya untuk mencelakai
orang-orang beriman yang berhati murni, tetapi rentan. Untuk menjebak mereka ke
dalam penderitaan lebih lanjut, untuk membunuh lebih banyak ahli waris, ahli
waris laki-laki, yang dapat membuat negara mereka kuat, membuat orang bertambah
banyak, dan makmur. Pikirkanlah, Tuhan macam apa yang ingin menimbulkan rasa
sakit pada bayi malang tak berdosa, tak berdaya, dan pada anak-anak, atau bahkan
pria dewasa, untuk apa? Apa karena Tuhan ingin menimbulkan kekawatiran dan rasa
sakit pada orang tua mereka? Mereka juga anak-anak-Nya. Bahkan hati saya,
meskipun mereka bukan anak-anak saya, saya bukan orang tua mereka, tetapi hati
saya
merasa duka yang mendalam atas kesedihan dan kesakitan mereka, khususnya
bayi-bayi malang dan tak berdaya, bagaimana mungkin Tuhan Yang Maha Pengasih
tahan melihatnya, apalagi Dia memerintahkannya!? Dalam nama Tuhan, yang maha
adil dan maha rahim, saya mohon pengampunan dari semua makhluk tak berdosa yang
tak terhitung jumlahnya yang disiksa dan dibantai oleh manusia sejak dahulu
kala. Sengaja atau tidak disengaja. Sekarang abad ke-21, kita harus lebih
beradab. Kita harus menghentikan tradisi kekerasan yang keji. Kita harus
berhenti melukai bayi, hewan dan manusia yang tak berdosa. Setan sang iblislah
yang memulai segala sesuatu yang membuat para makhluk menderita. Itu adalah gaya
nerakanya. Dia adalah Neraka, tentu saja, lambang penderitaan, kesedihan,
kesakitan, kesengsaraan, dan apa pun yang tidak baik, yang negatif, yang gelap
dan menyebabkan rasa sakit. Jadi, tolong selamatkan bayi dan anak-anak Anda yang
tak berdosa. Saya akan beritahu Anda mengapa iblis ingin bayi laki-laki, atau
anak-anak laki-laki, atau laki-laki menderita. Saya akan memberitahu Anda
mengapa.
Tuhan memberitahu saya hal ini, itu bukan dari Tuhan yang berbelas kasih. Itu
berasal dari iblis yang bengis, bawahan dari Setan. Mereka suka makan daging
siapa saja yang mati dalam perang dan konflik serta penderitaan, dan semacamnya.
Baru-baru ini, saya tidak tahan lagi, mereka juga amat mengganggu saya. Jadi,
80% dari iblis-iblis ini sudah diseret ke dalam neraka oleh Dewa-Dewi Pelindung
Alam Semesta Asal. Karena iblis-iblis semacam ini, mereka mungkin bukan Setan
itu sendiri, tetapi mereka bekerja untuk Setan, dan mereka mencoba untuk selalu
menghasut kebencian di antara manusia, dan di antara manusia dengan hewan, atau
di antara hewan, di antara semua makhluk, untuk menikmati kobaran energinya.
Mereka hidup dari itu, dan mereka menikmati penderitaan para makhluk, juga
daging mati. Mereka memberitahu saya. Iblis-iblis (atau roh-roh) bengis itu
bahkan memberitahu saya agar jangan menciptakan kedamaian di Bumi karena mereka
tidak memiliki apa pun untuk dimakan. Saya berkata, “Saya tidak dapat
mengabulkan keinginan kalian. Kalian hanya bisa mengikuti saya, pulang ke rumah,
pergi ke Surga. Itu saja yang bisa saya janjikan kepada kalian. Saya tidak bisa
terus membiarkan orang-orang atau hewan-hewan menderita di planet ini. Cukup.
Sudah terlalu banyak!” Mereka bilang mereka tidak bisa makan yang lainnya. Saya
tanya mereka, “Tidak bisakah kalian makan hewan yang mati alami atau mayat lain,
seperti mayat yang ditinggalkan atau semacamnya?” Mereka berkata tidak bisa
karena energinya berbeda. Mereka perlu memakan jenis daging yang mengandung
penderitaan, kebencian, kesedihan, atau ketakutan, daging dari makhluk yang
mengalami teror yang tertinggal di dalam mayat, karena setiap daging memiliki
energi yang berbeda, mereka tidak bisa makan.
Saya berkata, “Kalian harus berubah, saya tidak bisa terus membiarkan kalian
menciptakan perang hanya supaya kalian dapat makan sesuatu.” Mereka mengatakan
bahkan hanya sepotong kecil dari daging yang memiliki energi menderita,
ketakutan ini, mereka bisa terpuaskan untuk waktu yang lama. Saya berkata,
“Bagaimana pun, saya tidak bisa membenarkan permintaan ini, saya tidak bisa
memaafkan praktik ini. Saya mengasihi manusia, hewan. Semua jiwa itu awalnya tak
berdosa sampai mereka terperangkap masuk ke planet ini secara kebetulan. Saya
tidak akan membiarkan mereka menderita lagi. Jadi, yang terbaik adalah kalian
ikut saya, pulang ke rumah.” Beberapa mengikuti, tapi jumlahnya sangat sedikit.
Sebenarnya hingga hari ini, 82% dari iblis-iblis ini sudah diseret ke dalam
neraka. Saya punya alasan melakukan itu, karena mereka mengganggu saya.
Tolong selamatkan anak-anak Anda yang berharga. Anda dapat melihat tidak ada
gunanya membuat mereka menderita dan bahkan mati, dalam banyak kasus. Di Amerika
dilaporkan bahwa setidaknya ada 100 bayi meninggal setiap tahun, akibat efek
samping yang berkaitan dengan sunat. Jumlahnya bisa lebih, tapi beberapa orang
tua tidak melaporkan. Anda bisa mengerti apa sebabnya. Mereka terlalu sedih
bahkan untuk memikirkan pelaporan atau mereka bahkan tidak ingin
membicarakannya. Tetapi lihatlah sejarahnya dan Anda tidak dapat melihat apa pun
yang baik dari
pemujaan pada “dewa” yang sadis seperti itu. Itu tidak mungkin Tuhan. Tuhan itu
penyayang, pengasih, bermurah hati. Ia menciptakan manusia menurut rupa-Nya
sendiri. Bagaimana mungkin Ia ingin anak-anak-Nya menderita? Itu tidak logis.
Anda cerdas, Anda paham. Jadi, ingatlah kembali. Lihatlah sekitar, tidak ada hal
baik yang dihasilkan dari menyembah iblis yang sadis seperti itu. Hanya perang
tiada akhir, penderitaan massal, tewasnya anak-anak dan bayi tak berdosa dalam
jumlah besar. Dan bahkan beberapa puluh tahun lalu. Anda ingat, Anda tahu itu.
Anda tahu holokaus. Tolong hentikan itu. Tolong berhentilah menyiksa bayi-bayi
dan anak-anak Anda, atau dan diri Anda sendiri, atau dan teman-teman Anda.
Sadarlah. Sadarlah, sadarlah. Tidak ada Tuhan seperti itu yang membuat bayi-bayi
menderita. Bayi Anda sangat berharga bagi Anda dan Tuhan mengetahui itu. Tuhan
tidak ingin menyiksa Anda secara mental, fisik, atau bayi-bayi Anda. Untuk apa?
Ia tahu konsekuensinya, setidaknya, itu sangat menyakitkan. Jika kita memotong
sedikit jari kita, kita sudah merasa sudah sangat sakit. Bagaimana seorang bayi
bisa tahan? Saya minta maaf jika saya melakukan sesuatu yang menyinggung Anda,
tapi hati saya... saya merasa seperti mendidih. Saya merasa... Saya merasa ada
sesuatu yang mendidih. Memikirkan bayi-bayi ini, dan membayangkan bagaimana
perasaan mereka saat dilahirkan tanpa daya. Hanya bayi, baru berumur beberapa
hari, ya Tuhan. TOLONG HENTIKAN ITU! Jika
tidak, Tuhan akan menghukum Anda lebih banyak lagi. Hanya para iblis, mereka
ingin melemahkan bangsa Anda, tidak bisakah Anda memahaminya? Karena bayi
laki-laki, atau anak laki-laki, atau laki-laki dewasa adalah masa depan kita,
khususnya anak bayi (saya tidak bisa membaca) terutama bayi laki-laki, dan anak
laki-laki, mereka adalah Rabi masa depan, mereka adalah presiden masa depan,
mereka pembela masa depan negara Anda. Jadi, iblis ingin menyakiti mereka,
membunuh mereka. Sehingga, negara Anda melemah. Makin sedikit laki-laki membantu
memperkuat bangsa dan melakukan banyak pekerjaan untuk masyarakat, untuk negara
Anda. Bisakah Anda memahami itu? Saya mengatakan yang sebenarnya. Atas alasan
apa saya melakukan ini? Membahayakan diri saya sendiri, untuk menyinggung Anda?
Iblis ada di mana-mana. Mereka bisa menjelma sebagai manusia, mereka akan
terlihat bermartabat dan memberitahu Anda bahwa mereka adalah dewa atau mereka
adalah orang suci.
Ingatlah kisah Salomo. Dia pernah berada di pengasingan selama tiga tahun dan
para iblis mengambil alih takhtanya dan rumah tangganya, negaranya, dan dia
melakukan amat banyak perbuatan menjijikkan, keji, dan orang-orang mengira itu
adalah Salomo yang melakukannya, tetapi ternyata bukan. Salomo diasingkan selama
tiga tahun penuh, sampai dia kembali. Dan para iblis diusir. Dan Yesus, ketika
Dia sedang bermeditasi di padang gurun, iblis juga datang
dan mencobai Dia. Dia berjanji, dia menyuap-Nya dengan seluruh dunia sebagai
hadiah jika Yesus sujud menyembah Setan. Lalu apa yang Yesus katakan?
“Enyahlah”, yang berarti menyingkirlah! Sang Buddha juga melakukan hal yang sama
ketika para iblis datang mencobai-Nya. Tapi, dalam keadaan pikirannya yang
rentan dan imannya yang sangat polos, seseorang mungkin salah mendengarnya, atau
terjemahannya salah? Berpikir itu suara Tuhan. Karena itu, Tuhan mengutus para
Rasul untuk mengoreksi, untuk menghapus perintah yang bukan perintah-Nya,
sehingga Rasul lain datang mengatakan bahwa Dia tidak menginginkan daging hewan,
bahkan daging dan darah hewan, bagaimana mungkin Dia malah ingin menyakiti
anak-anak? Dia sangat mengasihi hewan, Dia tidak ingin mereka menderita,
bagaimana mungkin Dia ingin anak-anak Anda, bayi-bayi Anda menderita, bahkan
terancam kematian. Pikirkan tentang itu, oke?
Penerjemahan yang salah telah menelan nyawa jutaan atau miliaran nyawa orang
yang tak berdosa. Sebagai contoh, di India, pada masa lalu, dalam Rigveda
10.18.7, dinyatakan bahwa janda yang suaminya meninggal, disarankan untuk
melanjutkan hidup mereka. Kata “agre” berarti “lanjutkan”. Tetapi, “agre” salah
diterjemahkan dan disalahartikan menjadi “agne”, yang berarti api. Maka,
nyanyian pujian itu menjadi: “Biarkan istri-istri ini pertama-tama masuk ke
dalam onggokan kayu api. Dan demikian, himne itu menjadi: ”Biarkan
istri-istri ini pertama-tama melangkah ke dalam tumpukan kayu, tanpa air mata,
tanpa penderitaan apa pun, dan berhiaskan dengan baik.” Jadi, “majulah”,
alih-alih “masuk api”. Keduanya adalah definisi yang sama sekali berbeda. Banyak
wanita terpaksa mati di dalam tumpukan kayu api, api yang membakar orang mati.
Jika suaminya sudah meninggal dan mereka membakarnya, dia harus dibakar
bersamanya. Jadi, banyak wanita di masa lalu dipaksa untuk dibakar bersama suami
mereka di dalam api, alih-alih bergerak maju dalam kehidupan mereka, sebagaimana
arti kata “agre”. Jadi, ini mengerikan. Dan juga dalam Atharvaveda 18.3.1, ini
adalah salah satu mantra Veda yang paling banyak dikutip, yang mendukung seorang
wanita untuk dibakar bersama suaminya ketika suaminya meninggal: “Memilih dunia
suaminya, hai manusia, wanita ini membaringkan dirinya di samping tubuh tak
bernyawa itu. Menjaga dengan setia kebiasaan kuno. Dianugerahkan di sini
kekayaan dan keturunan.” Kesalahan penafsiran tersebut muncul dari “memilih
dunia suaminya”, yang dipahami sebagai istri yang disarankan untuk bergabung
dengan suaminya yang sudah meninggal di akhirat, di alam berikutnya. Jadi, dia
harus membakar dirinya sendiri di tumpukan kayu api pemakaman suaminya. Sejak
tahun 1829, praktik membakar janda hidup-hidup bersama suaminya dilarang di
India. Tapi tetap saja itu terjadi pada beberapa kesempatan yang jarang karena
itu dianggap
oleh sebagian umat Hindu sebagai bentuk tertinggi dari pengabdian dan
pengorbanan wanita.
Jadi, Anda lihat, kesalahan penerjemahan bisa membunuh dan dengan sangat buruk,
dan membunuh orang yang tidak bersalah. Kita harus berhati-hati dengan apa yang
kita yakini dan apa yang kita ikuti, karena kita harus mendengarkan logika,
alasan yang cerdas, jika kita ingin mengikuti kehendak Tuhan. Sebagai contoh
saja, karena di sini ada pernyataan yang berlawanan dalam Veda yang sama.
Atharvaveda 18.3.2, dinyatakan bahwa: “Bangkitlah, datanglah ke dunia kehidupan,
Hai wanita: datanglah, di sebelah tempatmu berbaring, dia tak bernyawa.” Jadi,
mantra ini menunjukkan bahwa wanita harus bangkit dari samping mayat suaminya
dan melanjutkan hidup di dunia ini. Juga, dalam Weda, dibicarakan tentang
pernikahan kembali janda. Jadi, penafsiran yang salah dapat membunuh banyak
orang tak berdosa. Itu yang saya maksud, bisa jadi orang salah dengar atau salah
menerjemahkan. Tolong, selamatkan bayi Anda, selamatkan anak-anak Anda,
selamatkan kaum pria Anda. Biarkan mereka hidup. Biarkan mereka utuh dan sehat
dan sejahtera. Tuhan menciptakan mereka sempurna. Kita tidak dapat menganiaya
atau mengurangi bagian tubuhnya. Itu akan bertentangan dengan kehendak Tuhan.
Jadi, demi kebaikan, akal sehat, moralitas, reputasi, dan kehormatan Anda
sendiri, mohon lakukanlah satu-satunya hal yang benar sekarang untuk MENSAHKAN
HUKUM VEGAN. JANGAN ADA LAGI PEMBUNUHAN MAKHLUK YANG TAK BERSALAH, PADA HEWAN
ATAU MANUSIA YANG TIDAK BERDOSA. Dan omong-omong, kepada semua warga di planet
ini, mohon dukunglah pemerintah Anda untuk mengesahkan UNDANG-UNDANG VEGAN
sehingga hewan tidak perlu menderita lagi. Lindungilah anak-anak Anda. Tuhan
tidak ingin menyakiti mereka. Tuhan ingin mengasihi, melindungi mereka, sehingga
dapat tumbuh menjadi rabi yang baik, pendeta yang baik, biksu yang baik,
presiden yang baik, pemimpin yang baik, atau tenaga kerja yang kuat untuk negara
Anda, untuk keluarga Anda. Itulah Tuhan yang sebenarnya. Seperti itulah Tuhan
yang saya tahu. Maha pengampun. Jika Anda bertobat, Anda akan diampuni. Saya
berjanji, dengan kehormatan apa pun yang saya miliki. Percayalah kepada saya.
Tuhan maha pengasih, maha pengampun. Berbaliklah, lakukan hal yang benar.
Bertobatlah. Tuhan akan mengampuni Anda, 100%. Itulah Tuhan yang sebenarnya,
sangat memperhatikan kesejahteraan Anda. Tidak mungkin ada Tuhan yang ingin
makan daging hewan dan minum darah hewan dan melukai bayi dan anak-anak.
Terutama laki-laki, yang diandalkan oleh setiap negara dan keluarga untuk
kekuatan mereka, perlindungan mereka, atau apa pun yang membutuhkan kekuatan,
dan kepahlawanan, serta
idealisme. Jadi, kita tidak boleh melukai bayi laki-laki, atau anak laki-laki,
laki-laki apa pun. Kita membutuhkan mereka. Juga ada kebiasaan atau tradisi
jahat lainnya di suatu tempat yang bahkan menganiaya perempuan, situasinya
serupa. Menyunat organ perempuan dan membuat mereka menderita, mengalami
pendarahan, terinfeksi, dan juga kematian. Umumnya dilakukan tanpa anestesi.
Bisakah Anda bayangkan? Bisakah Anda bayangkan diri Anda berada dalam situasi
itu? Dengan tidak berdaya mengalami kesedihan menyakitkan seperti itu.
Hentikan semua ini. Anda, para pemerintah yang bijaksana, Anda punya kekuasaan,
hentikan semua takhayul yang biadab ini. Anda punya pendidikan yang cukup dan
punya kekuasaan yang cukup untuk menghentikan semua ini. Kalau tidak, Tuhan
tidak akan mengampuni kita, tidak selamanya. Tuhan tidak bisa bersabar selamanya
melihat kita mencelakai sesama penghuni Bumi kita lainnya. Tapi, jika kita
berhenti, kita bertobat, Tuhan akan segera mengampuni dan melupakan dan kita
semua akan menikmati hidup ini dalam kelimpahan, kebahagiaan, dan pergi ke Surga
saat kita meninggalkan dunia ini. Saya berjanji. Surga adalah saksi saya, Tuhan
adalah saksi saya. Planet ini mungkin akan tetap ada, dunia mungkin terus
berlanjut, tapi mereka yang mengabaikan hati nurani mereka dan hidup dari
penderitaan makhluk tak bersalah lainnya, seperti penyembelihan hewan, mereka
tak akan
terhindar dari penghakiman. Jadi, bertindaklah berdasarkan hakikat bawaan Anda
yang pengasih. Pemerintah dunia dan warga dunia, bekerjasamalah secara serempak
untuk menjadikan dunia kita tempat tinggal yang menyenangkan. Untuk meninggalkan
planet yang lebih baik untuk anak-anak kita. Semoga Tuhan tetap bersama Anda.
Semoga Tuhan memberkati keputusan HUKUM VEGAN Anda. Jadilah orang yang berani,
heroik, benar, berbudi luhur, tak kenal takut dalam misi dan perlindungan Tuhan.
Anda semua, para pemimpin, pemerintah dan sesama warga dunia, tolong, hentikan
pembunuhan hewan, bayi, atau orang yang tidak bersalah. Surga akan membantu
Anda. Buat HUKUM VEGAN, SAHKAN ITU, dan benar-benar jalankan. ITULAH HAL YANG
BENAR untuk dilakukan semua pemerintah, semua pemimpin, dan semua warga di dunia
ini. Itulah satu-satunya prioritas saat ini jika kita ingin dunia tetap ada dan
berkondisi baik, dan JIKA KITA MAU MENGHINDARI HUKUMAN API NERAKA. Saya
berterima kasih kepada Anda semua. Para makhluk di dunia ini berterima kasih
kepada Anda semua. Sekali lagi, cukup LAKUKAN HAL YANG BENAR. BUAT HUKUM VEGAN,
SAHKAN ITU. Benar-benar terapkan, benar-benar dijalankan. Benar-benar menjadi
vegan. ITULAH HAL YANG BENAR dan itu saja yang harus Anda lakukan. Lainnya akan
baik dengan sendirinya. Akan ada kebajikan, kerahiman, belas kasih, kebahagiaan
di seluruh planet kita jika Anda melakukan itu. Dengan
segenap kasih saya, harapan terbaik, dan Tuhan memberkati. Terima kasih sekali
lagi. Anda memahami semuanya. Tolong lakukan saja. Hanya satu tindakan benar,
UNDANG-UNDANG VEGAN dan GAYA HIDUP VEGAN. Terima kasih. Semoga Tuhan tetap
memberkati dunia kita. Semoga Tuhan tetap bersama kita semua.
21
|
 




 |