Proses Inisiasi
Inisiasi sebenarnya hanyalah istilah untuk pembukaan jiwa. Anda
lihat, kita disibukkan oleh begitu banyak jenis hambatan, baik terlihat maupun
tidak, jadi yang disebut inisiasi adalah proses untuk membuka gerbang
kebijaksanaan dan membiarkannya mengalir melalui dunia ini, untuk memberkahi
dunia ini, sebagaimana juga untuk memberkahi Diri kita. Tetapi Jati Diri selalu
dalam kemuliaan dan kebijaksanaan, jadi tidak perlu berkah untuk itu.
Inisiasi artinya permulaan suatu kehidupan baru dalam tatanan
hidup baru. Artinya bahwa Guru menerima Anda menjadi satu dari makhluk-makhluk
dalam lingkaran Para Suci. Lalu, Anda bukan lagi makhluk biasa, Anda terangkat,
persis seperti jika Anda mendaftar ke universitas, Anda bukan lagi murid SMU.
Pada masa lampau, mereka menyebutnya dibaptis atau berlindung kepada Guru.
Proses Inisiasi
Dengan berkah dari Guru dan dengan kekuatan Tuhan di dalam, kita
terbersihkan, walaupun kita tidak terlalu suci pada saat inisiasi. Kita melihat
Cahaya dan mendengar Suara saat kita menembus pintu ‘penjara’, karena Cahaya dan
Suara tersebut ada di luar kondisi material. Karena itu kami menyebutnya
Pencerahan Seketika. Artinya bahwa pada waktu inisiasi, kita mengadakan kontak
dengan dunia yang lebih tinggi, dan bahwa kita tidak lagi terputus dari dunia
tersebut.
Misalkan pada suatu hari yang cerah Anda berada di dalam rumah
Anda. Jika Anda tidak membuka pintu, jadi Anda tidak akan dapat melihat
matahari. Sama halnya, Cahaya dan Suara Tuhan itu ada, tetapi kita terkurung
dalam penjara pikiran, prasangka, dan perbuatan kita dari banyak kehidupan, dan
kita tidak dapat melihat atau mendengar. Selama inisiasi, Guru memberi kita
kesempatan untuk menembus pintu tersebut sekali dan untuk selamanya. Tetapi kita
tetap harus melanjutkannya, karena ada banyak tingkat lagi yang harus dikuak.
Sebenarnya, inisiasi hanyalah permulaan, meskipun itu adalah permulaan yang
besar, karena ada banyak orang yang berlatih dari cakra terendah naik ke yang
paling atas, dan ini dapat memakan waktu mungkin sepuluh tahun, sementara kita
memulai dari yang paling atas. Guru menarik seluruh kekuatan ke atas kepala
sehingga kita dapat melihat Cahaya. Ini (Guru menunjuk pada mata
kebijaksanaan-Nya) adalah pintu menuju Surga, dan Anda akan pergi ke berbagai
tempat peristirahatan.
Ketika kami menyalurkan metode ini, kami tidak berbicara sama
sekali, dengan demikian Anda akan mendapatkan Pencerahan yang terbaik. Anda akan
mendapatkan sesuatu yang belum pernah Anda miliki, dan Anda akan merasakan
sesuatu yang belum pernah Anda rasakan, begitu ringan, begitu santai, begitu
indah, begitu suci. Itulah arti dari pembaptisan. Ketika Yesus dibaptis oleh
Yohannes Pembaptis, Dia melihat Cahaya yang turun seperti burung merpati. Jadi
jika kita dibaptis oleh seseorang yang menyatakan bahwa dia dapat membaptis
Anda, jadi dia harus memberi Anda paling tidak secercah Cahaya, seperti burung
merpati yang turun dari Surga, atau Cahaya seperti nyala api besar yang pernah
disebutkan dalam Alkitab. Atau Anda akan mendengar Suara Tuhan seperti suara
yang menggelegar dari langit, atau Suara aliran air. Dengan demikian Anda baru
merasa yakin bahwa Anda telah dibaptis.
Anda akan mendengar Getaran dalam atau Suara Tuhan tetapi tanpa
menggunakan telinga ini, Anda akan melihat Cahaya Tuhan tanpa mata ini. Sulit
bagi saya untuk mengatakannya. Anda lihat, bahasa dan kecerdasan adalah milik
alam pikiran dan benda, bukan milik jiwa atau Tuhan. Pikiran kita muncul dari
data, dari belajar, dari pemikiran orang lain. Jiwa kita dan hakikat Ketuhanan
secara spontan sudah lahir sendiri, sudah ada, penuh rasa dukungan, dan suci.
Apapun yang dipengaruhi oleh masyarakat, oleh pikiran, oleh filosofi atau oleh
bahasa adalah milik intelek dan bukan milik kebijaksanaan. Jadi saya hanya dapat
menyalurkannya dalam keheningan total. Oleh karena itu, kami menyebutnya
transmisi dari batin ke batin atau dari hati ke hati.
|





 |