Menjadi Seorang Murid
Seorang murid harus ingat Tuhan setiap saat, dan Tuhan akan berada
di mana-mana. Kita mengambil sejumlah karma dari orang-orang di sekitar kita,
dengan melihat mereka, memikirkan mereka, saat berbagi buku atau makanan, dan
sebagainya. Inilah cara kita memberkahi orang-orang dan mengurangi karma mereka.
Itulah karenanya kita berlatih, untuk memancarkan ‘Cahaya’ dan mengusir
kegelapan. Terberkahilah mereka yang memberi kita sejumlah karma mereka dan kami
bahagia dapat menolong mereka. Kita tidak hanya berlatih untuk diri sendiri,
tetapi untuk siapa pun yang melintasi jalan kita. Itulah karenanya mengapa
kemajuan kita lambat. Kalau tidak, kita bisa pergi sesegera mungkin ke Surga,
dan siapa yang akan memberkahi dunia setelah keberangkatan kita. Jadi kita harus
tinggal di sini untuk membayar hutang kita dan memberkahi dunia. Kita selamanya
saling terhubungkan satu sama lain. Orang-orang yang membuat jalan, pesawat,
atau rumah kita, setiap orang akan menerima suatu berkah dari kita. Seperti
sejumlah uang yang dikurangi secara otomatis untuk membayar asuransi, pengaman
sosial, dan sebagainya. Tidak ada jalan keluar! Anda dapat memikirkannya dengan
cara lain. Jika Anda ingin gaya hidup yang nyaman, Anda harus membelanjakan
banyak uang untuk membeli berbagai barang penemuan terbaru dan produk-produk
jasa yang ada di masyarakat. Jadi saat kita berlatih, orang-orang secara
otomatis berhak mengambil bagian dari hasilnya, jasa-jasa baik itu. Itulah
karenanya bagaimana lima atau enam generasi kita dapat terbebaskan, bagaimana
teman-teman Anda dan anggota keluarga Anda akan terberkahi jika mereka
meninggal. Orang-orang ini terhubung dengan Anda karena mereka menolong Anda,
karena Anda mencintai mereka, dan mereka mencintai Anda.
Banyak murid kami, kapanpun mereka bertemu murid-murid lain di
jalan atau di manapun, jika mereka saling bertemu di daerah yang asing
sekalipun, mereka merasa mereka adalah seperti keluarga, dan mereka tahu dapat
mempercayai orang tersebut. Mereka tahu bahwa orang itu akan menolong mereka,
akan mencintai mereka, atau paling tidak, tidak akan berbuat buruk kepada
mereka. Karena itu, jika seluruh dunia seperti ini, bagaimana pendapat Anda?
Tentu saja, kita tetap punya kegagalan dalam kepribadian kita, tetapi kita tahu
bahwa kita dapat saling percaya, dan kita tahu bahwa kita mempunyai cinta. Kita
tahu kita dapat memberikan cinta. Kita tahu kita memberi apa yang kita miliki.
Tentang hal ini, kita saling percaya. Jika kita menciptakan dunia seperti ini,
maka kita tidak perlu pergi ke Surga, kita akan tetap tinggal di sini. Karena
itu, kita berasal dari Nirwana dan berakhir di Bumi. Baik juga.
Kita sudah melihat Hakikat sejati kita, kecemerlangan di dalam,
kemuliaan di dalam, dan ketika kita berbicara pada yang lain, kita menyalurkan
kebijaksanaan kita keluar, dan kita merasa bahwa sekarang kita tahu lebih baik,
dan bahwa kita sungguh-sungguh dekat dengan Kesucian. Tetapi tetap saja, pada
suatu saat yang lain, jika kita tidak hati-hati, kita dapat lupa dengan
keagungan diri kita, kita tidak menggunakan kebijaksanaan kita, dan kita dapat
terjatuh kembali pada kebiasaan-kebiasaan lama kita. Karena itu, sila-sila dan
catatan harian rohani ada untuk mengingatkan bahwa kita adalah guru untuk diri
kita sendiri, kapan pun selalu memantau, selalu mengontrol, dan selalu tahu saat
kita melenceng.
Anda seagung yang Anda lakukan untuk diri Anda. Anda seagung Anda,
jika Anda gunakan keagungan Anda untuk memberi manfaat bagi yang lainnya dan
untuk pengembangan diri. Kalau tidak, jangan salahkan saya jika Anda tidak
melihat Tuhan, jika Anda tidak tahu Hakikat Kebuddhaan Anda, jika Anda tidak
tahu Kerajaan Tuhan Anda. Andalah sendiri yang harus disalahkan. Andalah yang
harus diandalkan untuk mengetahui kemuliaan Anda sendiri. Saya hanya menunjukkan
jalan. Tidak peduli betapa Agungnya saya. Anda tidak mendapat untung apapun jika
Anda tidak mencoba mencari kemuliaan Anda sendiri dan menggunakannya. OK?
Sebenarnya, kita berlatih keras hanya untuk meraih titik
relaksasi, sehingga kita dapat menikmati keadaan kita dan apa yang kita miliki
dalam situasi apapun. Dengan demikian kita dapat membuka hati kita dan
bertoleransi terhadap apapun, dan merasakan Hakikat Ketuhanan dalam semua
makhluk, sehingga kita tidak pernah memandang rendah siapa pun.
Setelah meninggalkan dunia ini, murid Metode Quan Yin tidak harus
dilahirkan kembali di dunia ini, kecuali jika orang tersebut ingin kembali
sebagai seorang Guru tercerahkan untuk menolong meringankan penderitaan umat
manusia. Hal ini karena ada lebih banyak lagi dunia yang indah serta luar biasa
bagi praktisi Metode Quan Yin. Di sana tidak ada penderitaan dunia.
Kebijaksanaan dan getaran setelah berlatih Metode Quan Yin semakin meningkat ke
tingkat Kesucian dan itu memungkinkan kita cocok untuk hidup dalam kemuliaan
Kerajaan Tuhan.
Jangan selalu di sekeliling saya untuk menjaga saya. Jagalah
tamu-tamu kita, jagalah saudara-saudari seperguruan atau siapa pun yang butuh
dijaga. Itu OK. Setiap orang suka di sekeliling dan menjaga saya, tetapi Anda
tidak menyadari bahwa saya ada di dalam Anda semua. Jika Anda saling menjaga
maka hal ini sama seperti menjaga saya. Saya hanya butuh sedikit perhatian. Saya
tidak membutuhkan Anda semua untuk menjaga saya. Anda menabrak saya, Anda
membanjiri saya dengan cinta dan perhatian, sementara saudara dan saudari yang
lain berdiri saja dan tak seorang pun mempedulikan mereka. Mereka adalah saya
juga! Sayalah yang Anda tinggalkan atau tidak dijaga. Karena saya merasakan
perasaan orang itu. Anda tidak merasakannya, tetapi saya merasa. Jadi jika Anda
tidak menjaga mereka, artinya Anda mengganggu saya. Saya mengetahuinya, dan saya
juga merasa terganggu.
P. Apakah Anda berkata bahwa inisiasi adalah saat Anda
memberkahi orang, dan hal ini membukakan mereka kemungkinan-kemungkinan baru?
G. Sebenarnya, kita adalah makhluk yang termulia di alam
semesta, kita semua. Kita datang dari sumber yang teragung. Oleh karena itu,
kita harus menjadi yang teragung. Kita tidaklah mungkin berasal dari pepohonan,
batu karang, atau apapun yang pernah kita pikirkan. Jadi, proses inisiasi adalah
sangat seketika dan mengguncangkan kita untuk kembali ke posisi tertinggi yang
telah kita lupakan begitu lama, karena kita terlalu sibuk dengan kegiatan
duniawi setiap hari.
P. Jika seseorang diinisiasi oleh Anda, apakah akan menjadi
murid Anda selamanya? Apakah pekerjaan seorang murid?
G. Pekerjaan seorang murid adalah menjadi Guru, sehingga
Anda tidak perlu menjadi murid saya selamanya. Anda bahkan tidak perlu menjadi
murid saya karena Anda sebenarnya adalah Guru, hanya karena Anda tidak
mengetahuinya. Jadi saya memberi tahu Anda bagaimana mengenali Diri Anda sendiri
lagi, itu saja.
P. Apakah Anda mempertimbangkan untuk menginisiasi seorang yang
sudah diinisiasi oleh Guru lain?
G. Ya, tetapi hanya jika orang itu benar-benar percaya
bahwa saya lebih mampu membawanya ke tingkat yang lebih tinggi dan lebih cepat.
Kalau tidak, lebih baik untuk mempertahankan Gurunya sendiri, jika mereka masih
merasa sangat terikat, dan lebih yakin kepada Guru tersebut. Jika Anda percaya
bahwa Guru Anda sudah yang terbaik, maka jangan berganti. Jika Anda masih ragu,
dan jika Anda tetap belum mendapatkan Cahaya dan Suara yang telah saya singgung,
maka Anda harus mencoba. Karena Cahaya dan Suara adalah standar ukuran untuk
Guru Sejati. Siapa pun yang tidak mampu memberi Anda Cahaya dan Suara seketika,
bukanlah Guru Sejati, maafkan saya. Jalan menuju Surga dilengkapi dengan Cahaya
dan Suara. Persis seperti jika Anda menyelam di laut, Anda harus dilengkapi
dengan masker oksigen dan sebagainya. Ada banyak perlengkapan untuk kegunaan
yang berbeda-beda. Karena itu mengapa Anda lihat orang-orang Suci dengan cahaya
di sekitar kepala mereka. Itulah Cahaya.
P. Bagaimana anak-anak berlatih metode Anda?
G. Saat anak-anak berusia enam tahun, jika mereka mempunyai
kedua orang tua yang telah diinisiasi, mereka bisa diinisiasi setengah. Saat
mereka dua belas tahun, jika mereka memiliki orang tua yang juga berlatih,
mereka bisa diinisiasi penuh. Jika orang tua mereka tidak diinisiasi, mereka
harus menunggu hingga mereka berusia enam belas tahun.
|





 |