Cinta Ilahi
Cinta menghapus segalanya, menghancurkan semua hal-hal buruk,
merobohkan semua batasan. Demikianlah Yesus membersihkan dosa murid-murid-Nya,
dengan cinta. Ketika Dia di Bumi, Dia menanamkan cinta ini. Ketika Sang Buddha
hidup, Dia menanamkan cinta untuk kita nikmati dan kita dapat belajar mencintai
seperti diri-Nya, belajar mengembangkan cinta kita untuk mengenali dan
menghilangkan semua batasan, untuk membebaskan cinta kita lagi.
Jadi Mereka telah memberi contoh. Oleh karena itu mengapa
orang-orang mencintai Guru-guru. Mereka tidak punya apa-apa. Mereka mungkin
tidak menarik; Mereka mungkin muda atau tua. Omong kosong bila seorang Guru
harus begini atau begitu. Dia mungkin si bongkok; itu tidak masalah. Tubuh-Nya
menampung Cinta kasih yang sempurna. Hal inilah yang menarik orang-orang. Hal
ini karena kita masih mempunyai cinta di dalam diri kita. Jadi jika kita melihat
hal yang sama dalam jumlah yang banyak, maka kita ingin menyelam di dalamnya dan
membersihkan diri kita di dalamnya! Jika Anda diinisiasi dengan pengetahuan
semacam ini, Anda kelak akan mengenali cinta tak terbatas Anda. Jika Anda
berlatih dengan keras dan penuh kepercayaan dengan berkah dan kehendak Tuhan,
maka Anda akan mempunyai cinta seperti milik Yesus, dan menjadi seperti-Nya.
Anda bisa menjadi seperti Yesus walaupun dengan memakai rok mini dan sepatu
berhak tinggi
Yesus datang dan mengajar kita untuk mencintai tetangga kita dan
yang terutama, mencintai musuh-musuh kita. Sang Buddha, Nabi Mohammad, Socrates,
Lao-tzu, semua mengajar hal yang sama. Maka saya datang ke negeri ini juga untuk
mengingatkan Anda akan pesan masa lampau yang sama: bagaimana mengembangkan
cinta agung di dalam diri Anda supaya Anda bisa mencintai tetangga.
Cinta ini tidak terlihat, tetapi sangat agung, dapat kita rasakan
dan bisa kita gunakan bila kita inginkan. Mengapa kekuatan besar di dalam ini
disebut cinta? Karena daya ini mengampuni semua dosa dan membersihkan semua dosa
kita. Tidak peduli kesalahan apa yang telah kita lakukan. Jika kita kontak
dengan cinta ini, dan tahu cinta ini, maka kita akan dibersihkan seperti bayi.
Itulah mengapa disebut cinta. Cinta tak mengenal dosa, tanpa batas, tanpa masa
lalu, hanya masa kini. Yesus memakai cinta ini untuk menyucikan dosa
murid-murid-Nya. Sang Buddha memakai cinta ini untuk membawa orang-orang kembali
ke Kerajaan Tuhan. Dan Krishna dari India, karena punya cinta ini, masih
dicintai dan dipuja rakyat India hingga kini.
P. Apa pendapat Anda tentang cinta, tentang kapasitas yang
manusia miliki untuk membawa cinta turun ke bumi?
G. Cinta sejati, cinta suci? Tak dapat, kecuali kita tahu
Tuhan. Hanya jika kita mencintai seperti Tuhan mencintai, itulah cinta sejati.
Kalau tidak, itu hanya sebagian. Sebagian cinta Tuhan muncul di antara pria dan
wanita, mempersatukan mereka, membahagiakan mereka. Sebagian cinta Tuhan muncul
di antara ibu dan anak, dan membuat ikatan yang sangat khusus. Sama halnya,
sebagian cinta ini muncul di semua makhluk, manusia atau bukan, dan mengikat
mereka bersama dan membahagiakan mereka. Dapatkah Anda bayangkan semua bagian
tersebut dipancarkan ke seluruh dunia? Sebab itu mengapa orang-orang merasa
nyaman dengan kehadiran cinta Tuhan semacam ini mengalir melalui seorang Guru.
Itulah mengapa sebab sejak zaman dahulu, orang-orang memuja
Guru-guru jenis ini. Itulah mengapa setiap orang mengikuti Yesus, di samping
segala penganiayaan. Itulah mengapa setiap orang menghormati Sang Buddha. Jika
tingkat orang-orang itu cukup tinggi untuk menerima cinta-Nya, maka mereka akan
bergelimang di dalamnya, menikmatinya dan tidak ingin meninggalkannya, maka
setiap saat mereka melihat-Nya, mereka tidak dapat memalingkan mata dari-Nya.
Hal ini karena cinta ini ada di dalam diri setiap orang, tetapi kita telah
membatasi diri dengan konsepsi kita sendiri. Sekali kita bebas dari semua
konsepsi tersebut, maka cinta itu akan berkembang.
Jika kita tidak punya ego lagi, kita akan begitu mencinta, seperti
Yesus atau Sang Buddha, dan kita menarik ribuan orang yang tidak akan pernah
ingin meninggalkan kita. Sementara itu mereka mengembangkan kemampuan mereka
sendiri untuk mengenal cinta mereka sendiri, mengertikah Anda? Sebelumnya,
mereka hanya mencintai seseorang yang memberkati mereka dengan cinta Tuhan.
Karena itu mereka mencintai Guru mereka, hanya karena cinta ini. Semua bagian
cinta ini ditampung di dalam tubuh seorang Guru. Demikianlah semua mukjizat
terjadi, karena hukum Cinta mengatasi segala bentuk hukum, termasuk hukum karma.
Karena itu seorang Guru dapat membebaskan setiap orang yang percaya kepada-Nya,
membuka semua Surga, menghancurkan semua neraka.
|





 |